Aku Anton

Bahagia itu sederhana

TERSENYUM Dan-Tetap BERSYUKUR Apa-Yang KITA MILIKI..!!!

Legenda Orang Utan Beristrikan Manusia - Kumpang Arang

Orang Utan Beristrikan Seorang Manusia
Pada zaman dahulu hiduplah se ekor orang utan jantan yang ada di daerah sekitar hutan air terjun kumpang arang, namun se ekor orang utan jantan tersebut tidak punya teman sesama orang utan dan se ekor orang hutan pun selalu hidup dalam kesepian karena selalu sendirian.

Bulan berganti bulan dan tahun pun berganti tahun, se ekor orang utan pun selalu hidup sendirian penuh dengan kesepian. Sebagai mahluk Tuhan yang harus memiliki keturunan tak salah kalau se ekor orang utan juga memiliki hasrat kejantanannya tapi apa dikata semuanya hidup sendiri tanpa ada pasangan yang harus ia lampiaskan.

Di sekitar hutan air terjun kumpang arang juga di huni oleh sekelompok manusia yang masih pramitif dan hidupnya masih bergantung pada alam sekitar. Pada suatu ketika ada seorang perempuan sedang pergi ke ladang untuk mencari nafkah dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, si perempuan itu pun pergi ke ladang dengan berjalan kaki melewati hutan Kumpang Arang dan ketika melewati hutan tersebut tiba-tiba si perempuan tersebut di hadang se ekor orang utan yang menghuni hutan kumpang arang itu.

Maksud orang utan menghadang si perempuan tersebut tidak untuk menakut-nakuti atau membunuhnya tetapi mengginginkan sang perempuan untuk dijadikan istrinya. Si perempuan itu pun sangat ketakutan, bahkan orang utan mampu menggenggam tubuh si perempuan dengan erat sehingga tak mampu dia melepaskan dirinya dari pegangan se ekor orang utan tersebut, karena orang utan termasuk binatang yang kekar memiliki badan yang besar dan tenaga yang sangat kuat.

Orang utan itu tidak mau melepaskan genggamannya karena si perempuan yang ada di tangannya itu akan di jadikan sebagai istri. Agar si perempuan tidak bisa lari dari dirinya se ekor orang utan pun membawanya ke air terjun kumpang arang, di hilirnya air terjun kumpang arang dulunya ada pohon tapak yang tingginya sama dengan ketinggian air terjun kumpang arang. Di atas pohon tapak itu terdapat batu yang diameter sekitar kurang lebih satu meter persegi, posisinya terletak di puncak diantara beberapa ranting pada pohon tersebut. Lalu sang perempuan yang akan di jadikan sebagai istri oleh se ekor orang utan pun di bawa dan digendong ke atas pohon tapak dan tinggal bersamanya di atas batu yang ada di puncak itu supaya si perempuan tidak bisa kabur.

Beberapa hari si perempuan bersama dengan se ekor orang utan di atas pohon tapak, si perempuan tak tau harus berbuat apa, tidak bisa lari atau turun dari atas pohon karena selalu di awasi oleh se ekor org utan tadi. Karena sudah tak sanggup lagi tinggal di atas pohon si perempuan itu mulai bosan dan jenuh, lalu ia pun berbicara sama se ekor orang utan dan menyuruh mencari “Hati Siput” di sungai mehola bangis karena ia lapar. Tiba-tiba se ekor orang utan pun menuruti perintahnya lalu turun dan mencari siput. Si perempuan itu pun tak menyia-nyiakan kesempatan emas untuk lari, lalu ia pun turun melalui tali (akar togang) dan akhirnya ia pun pualng dengan selamat. Sekian ceritanya, Penulis


Maaf ya yang judulnya “Pertapaan Seorang Pembantu” kisahnya belum digarap dalam proses penulisan, tunggu episode selanjutnya he. tapi tenang aja dan coba Baca.. Sekilas Mengenai Air Terjun kumpang Arang




Air Terjun Kumpang Arang



#Artikel terkait























Dusun: pondok bayan

  

























Cahai kumparak adalah: air terjun di sungai mehola



Sub suku di Kabupaten Melawi Jumlah suku di kabupaten melawi









Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis


Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis



Mitos Air Terjun Kumpang Arang

Mitos Air Terjun Kumpang Arang
KUMPANG ARANG - Air terjun kumpang arang juga memiliki kisah atau mitos-mitos yang berkembang di masyarakat serta mempunyai sejarah yang belum banyak orang ketahui.  Kisah yang ada di Air Terjun Kumpang Arang ada dua versi, yang pertama Orang Utan Beristrikan Manusia sedangkan yang satunya lagi Pertapaan Seorang Pembantu Berikut adalah legenda atau mitos yang pernah ada di Air Terjun Kumpang Arang. Penulis 

Baca disini Legenda Air Terjun Kumpang Arang Orang Utan Beristrikan Seorang Manusia



kumpang arang









#Artikel terkait















Dusun: pondok bayan
  

















Cahai kumparak adalah: air terjun di sungai mehola


Sub suku di Kabupaten Melawi Jumlah suku di kabupaten melawi






Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis


Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis



Filosofis Air Terjun Kumpang Arang

Filosofis Air Terjun Kumpang Arang
Setiap tempat yang memiliki peristiwa pasti memiliki latar belakang,  sejarah dan cerita tersendiri, begitu juga dengan air terjun kumpang arang juga punya filosofi yang sampai saat ini pasti kita semua tentu bertanya-tanya, apa  asal usul kumpang arang dan apa filosofisnya? 

Dari pada kita berlama-lama, Langsung saja kita bahas.. menurut para tetua setempat kata Kumpang Arang di ambil dari bahasa setempat yakni suku dayak ransa, Kumpang berasal dari nama kayu atau pohon Kumpak yang tumbuh di dekat atau lokasi air terjun, sedangkan Arang di ambil dari kata Arak yang menempel pada pohon Kumpak tersebut dan Cahai adalah air yang terjun. 

Namun sayangnya pohon Kumpak Arak sudah di tebang sehingga tidak bisa kita melihat seperti apa bentuk pohon tersebut dan Karena di situ juga terdapat air terjun yang masih ada sampai saat ini maka orang/penduduk setempat menyebutnya dalam bahasa suku dayak ransa Cahai Kumpak Arak

Untuk memudahkan dalam penyebutan nama bagi orang luar dan ada nuansa bahasa indonesianya di sebutlah Air Terjun Kumpang Arang. Begitulah sekilas mengenai air Terjun Kmpang Arang yang ada di aliran sungai Mehola Bangis. Penulis







Air terjun kumpang arang di sungai mehola bangis

Cahai Kumpang arang

Kumpang Arang

Cahai



Sekilas Mengenai Sejarah Air Terjun Kumpang Arang

Sekilas Mengenai Sejarah Air Terjun Kumpang Arang
KUMPANG ARANG - Air terjun yang ada di aliran sungai mehola bangis, letaknya sekitar 700 m dari pemukiman warga dayak ransa mehola bangis atau kampung mehola bangis, Dusun pondok bayan desa laman mumbung kecamatan menukung kabupaten melawi. Air terjun kumpang arang yang di kenal dengan sebutan oleh penduduk setempat “Cahai kumparak”, ketinggian sekitar kurang lebih 12 m  dengan panorama alam yang sangat indah dan menakjubkan.

Air terjun kumpang arang yang berada di bagian timur Kalimantan barat ini merupakan satu-satunya destinasi yang sangat menarik dengan pesona alamnya yang indah dan masih alami. Air terjun  ini dulunya jarang di kunjungi masyarakat sekitar karena memang tempatnya pun tersembunyi dan hanya warga sekitar wilayah itu saja yang mengetahuinya.

Namun seiring berkembangnya teknologi, yang dikenal saat ini medsos atau dumay tempat ini menjadi viral untuk wilayah kecamatan menukung, karena tempat wisata merupakan salah satu cara untuk membuang kejnuhan penat dan suntuk bagi yang sudah bekerja, sedangkan bagi anak muda tempat seperti air terjun kumpang arang sangat cocok untuk mengabadikan kisah romantisnya (hahaha.. sorry  kemana-mana)

 Kawasan kumpang arang sebelumya dianggap dan dipandang sebelah mata oleh masyarakat setempat, khususnya masyarakat kampung mehola bangis dan seakan-akan tidak memperdulikan bahwa air terjun itu  bisa mendapatkan penghasilan. Beberapa bulan terakhir pengunjung di air terjun kumpang arang pun terbilang semakin meningkat, sehingga masyarakat pun berinisiatif untuk merawat dan memlihara lokasi air terjun kumpang arang.  


Sampai saat ini air terjun kumpang arang bisa di jelajahi dengan menggunakan kendaraan roda dua sampai ke lokasi air terjun kumpang arang. Penulis

lanjutan dari Sekilas Mengenai Sejarah Air Terjun Kumpang Arang, Baca... Filossofis Air Terjun Kumpang Arang



Inilah air terjun kumpang arang
Air Terjun Kumpang Arang

Kumpang aran

Cahai Kumpang Arang

Cahai

Kumpang arang

Air terjun kumpang arang

air terjun kumpang arang saat air pasang

Saat air pasang






#Artikel terkait























Dusun: pondok bayan

  

























Cahai kumparak adalah: air terjun di sungai mehola



Sub suku di Kabupaten Melawi Jumlah suku di kabupaten melawi









Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis


Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis






Miris Tak Ada Serah Terima Inventaris Desa Laman Mumbung


Miris Tak Ada Serah Terima Inventaris Desa Laman Mumbung

LAMAN MUMBUNG - merupakan termasuk desa yang ikut dalam melaksanaan pemilihan pada bulan November 2016, dari 49 desa yang ikut serta pemilihan serentak di kabupaten melawi tak ketinggalan di kecamatan menukung yaitu ada 4 desa yang ikut pemilihan langsung (pilkades) yakni desa Nangga Keruap, Desa Melona, Desa Laman Mumbung dan Desa Siyai.

Desa laman mumbung pada tahun 2016 lalu ada 4 orang  kandidat (cakades) dengan suhu politik yang sangat ketat kompetisinya dan sangat panas baik antara sesama cakades, tim dan pendukung pun saling menjatuhkan satu sama lain. Tapi pada hari pemilihanlah yang memupus harapan/mimpi dari 3 kandidat cakades   pada tanggal 15 November 2016 yang terpilih sebagai orang nomor satu di Desa Laman mumbung dengan nomor urut 3 bapak Rinto unggul dari 3 kandidat lainnya dengan suara terbanyak sekitar kurang lebih 60% suara pemilihan desa laman mumbung yang mencoblos nomor urut 3.

Seiring berjalannya waktu kepala desa yang tepilih pun dilantik oleh bupati melawi pada bulan Desember 2016, maka setelah adanya legitimasi kepala desa definitive berhak menentukan perangkatnya, mulai dari RT, Kepala Dusun, Staf, Kaur Bendahara, Sekdes, Dewan Adat dan Temenggung kesemuanya itu kepala desa mempunyai hak progratif  mengangkat dan memberhentikan perangkatnya sesuai peraturan yang berlaku.

Namun permasalahan yang terjadi di desa laman mumbung saat ini adalah kaitannya dengan kantor desa, semua inventaris, sarana dan para sarana  kantor kosong dan semuanya tidak ada yang tersisa diruangan. Menurut pengakuan kepala desa defenitif Bapak Rinto saat di temukan penulis di rumah kediamannya di Dusun Guhung Terapau, bahwa sampai sejauh ini bahkan sudah 3 bulan menjadi kepala desa laman mumbung belum ada serah terima barang maupun inventaris Desa laman Mumbung, mirisnya lagi nomor rekening desa yang notabenenya berhubungan dengan pencairan dana desa pun juga tidak di kembalikan ke desa. Penulis klik disini dan lihat Fasilitas kantor Kesa Laman Mumbung yang tersisa 

Berikut suasana yang ada di desa laman mumbung pada tahun 2017
Hanya ini yang tersisa

Ini Gedung Desa Laman Mumbung

Hanya tersisa beberapa bongkahan kursi


Pertanyaannya adalah bagaimana kepala desa dan perangkatnya bekerja kalau kantor desa tidak ada fasilitas?








#Artikel terkait



















Dusun: pondok bayan
  

















Cahai kumparak adalah: air terjun di sungai mehola


Sub suku di Kabupaten Melawi Jumlah suku di kabupaten melawi






Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis


Di Dusun Pondok Bayan ada kampung Mehola Bangis




Information

Print Logo

Copyright © 2013 ANTONIUS, SH by Anto Kolarov!.